Perancangan Aplikasi Mobile untuk Manajemen Stok Obat Menggunakan Scan Barcode Berbasis Design Thinking
Abstrak
Pengelolaan persediaan obat yang masih dilakukan secara manual pada tempat praktik mandiri dapat menyebabkan kendala dalam pencatatan stok dan pemantauan masa kedaluwarsa. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko kesalahan pencatatan, stockout, serta keterlambatan dalam mengetahui obat yang mendekati atau telah melewati masa kedaluwarsa. Oleh karena itu, diperlukan solusi digital yang dapat membantu proses pencatatan stok, identifikasi obat, serta pemantauan masa kedaluwarsa secara lebih efektif dan terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype aplikasi mobile Catalyst untuk mendukung pengelolaan persediaan obat melalui fitur pencatatan stok, pemindaian barcode, pencarian data obat serta pemantauan masa kedaluwarsa. Metode yang digunakan adalah Design Thinking yang terdiri dari tahap Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengujian prototype pada tahap test dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk mengetahui kesesuaian fungsi dan alur aplikasi, serta pengujian kepada responden melalui 15 pertanyaan dengan skala penilaian 1-5. Hasil Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi yang diuji berjalan sesuai dengan skenario yang ditentukan. Hasil penilaian responden memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,8, yang menunjukkan bahwa prototype memperoleh tanggapan sangat baik dari aspek kemudahan penggunaan, navigasi, tampilan, dan kesesuaian fungsi. Dengan demikian, prototype Catalyst dapat menjadi dasar pengembangan aplikasi mobile untuk mendukung pengelolaan persediaan dan pemantauan masa kedaluwarsa obat secara lebih efektif dan terstruktur.
