The SIMPLIFIKASI INFORMASI DAN MANAJEMEN REPUTASI KONTEN TIKTOK DIREKTORAT JENDERAL IMIGRASI
Abstrak
Transformasi digital mendorong instansi pemerintah memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi publik yang lebih efektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi simplifikasi informasi dan manajemen reputasi yang diterapkan Direktorat Jenderal Imigrasi melalui konten TikTok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode qualitative content analysis terhadap tiga video dengan tingkat engagement tinggi yang dipilih secara purposive. Analisis dilakukan terhadap elemen visual, narasi, teks, audio, dan konteks penyampaian pesan untuk mengidentifikasi fungsi komunikasi publik pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi menerapkan tiga strategi komunikasi yang saling melengkapi. Pertama, dokumentasi visual dan storytelling dimanfaatkan untuk membangun reputasi institusi melalui penyajian aktivitas penegakan hukum secara transparan. Kedua, simplifikasi informasi dilakukan melalui demonstrasi visual, bahasa komunikatif, dan penyajian prosedur secara bertahap sehingga memudahkan masyarakat memahami layanan keimigrasian. Ketiga, simulasi pelayanan digunakan untuk mengurangi ketidakpastian dan meningkatkan kepercayaan masyarakat sebelum mengakses layanan. Temuan ini menunjukkan bahwa TikTok tidak hanya berfungsi sebagai media penyebaran informasi, tetapi juga sebagai instrumen Government Public Relations yang mendukung pembentukan reputasi, peningkatan pemahaman layanan, dan penguatan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
