APLIKASI PENGAJUAN KARTU KREDIT TERHADAP APPROVAL RATE CONSUMER LOAN FACTORY (CLF) DI BRI REGIONAL OFFICE BANDUNG
Abstrak
Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Regional Office Bandung sebagai salah satu lembaga keuangan terkemuka di Indonesia, menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan layanan pengajuan kartu kredit kepada nasabah. Tantangan tersebut meliputi proses pengajuan yang lambat, verifikasi data yang tidak efisien, serta Approval Rate yang belum optimal. Proses Register yang sebelumnya menggunakan blog, sering kali menyebabkan keterlambatan dalam proses persetujuan dan meningkatkan resiko kesalahan input data. Keterbatasan akses informasi secara cepat juga menjadi hambatan dalam meningkatkan kepuasan nasabah. Penggunaan teknologi informasi berupa aplikasi berbasis AppSheet menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan studi kasus terhadap penggunaan AppSheet dalam proses pengajuan kartu kredit di Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Regional Office Bandung, khususnya untuk meningkatkan Approval Rate. Penelitian ini berupaya mengembangkan aplikasi berbasis no-code untuk memproses data nasabah secara cepat, menyederhanakan proses verifikasi, dan menyajikan laporan Approval Rate secara real-time. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Waterfall, karena metode ini dianggap paling sesuai untuk mengkaji penerapan aplikasi AppSheet dalam sistem kerja aktual dan mengevaluasi dampaknya terhadap efisiensi operasional.
Penerapan aplikasi AppSheet di Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Regional Office Bandung terbukti secara signifikan meningkatkan efisiensi dalam pengolahan data pengajuan kartu kredit, mempercepat proses persetujuan, serta mengurangi tingkat kesalahan dan upgrade data. Aplikasi ini juga memungkinkan pihak internal untuk memantau perkembangan pengajuan secara mobile dan real-time, sehingga kebutuhan nasabah dapat dipenuhi dengan lebih cepat dan akurat. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi lembaga keuangan lain dalam mengadopsi teknologi no-code untuk meningkatkan layanan pengajuan kredit serta mendukung transformasi digital di sektor perbankan.